Puluhan pengungsi tewas tenggelam di perairan Yunani

Sumber gambar, AP
Sekitar 40 jenazah pengungsi dan migran diangkat oleh petugas setelah mereka tenggelam dalam dua kecelakaan terpisah di Laut Aegea, Yunani.
Satu perahu mereka tenggelam di lepas pantai pulau Kalolimnos, sebuah pulau kecil di Yunani, memakan korban 34 orang, 11 di antara mereka adalah anak-anak.
Satu perahu lainnya juga tenggelam di dekat pulau Farmakonisi, memakan korban jiwa delapan orang.
Puluhan lainnya selamat dari kecelaakaan itu dan kini ditampung oleh pihak berwenang Yunani.
Tahun lalu, lebih dari sejuta migran dan pengungsi tiba di Eropa.
Langkah cepat

Sumber gambar, Reuters
Semetara itu, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengingatkan krisis migran yang terjadi di Eropa ini menempatkan Uni Eropa dalam bahaya besar.
Kepada BBC, Valls mengatakan tak mungkin Eropa menampung seluruh pengungsi dan migran yang kabur dari perang di Irak dan Suriah.
"Jika dilakukan," katanya, "masyarakat kita akan mengalami destabilisasi besar-besaran."
Lebih dari satu juga migran, kebanyakan dari mereka pengungsi, tiba di Eropa pada tahun 2015.
Menurut Valls, Eropa harus mengambil langkah cepat untuk mempertahankan perbatasan luar mereka.
"Jika Eropa tak mampu melindungi perbatasan mereka, maka keutuhan ide Eropa akan dipertanyakan," katanya.









