Sanksi baru Amerika Serikat atas Iran terkait rudal

Sumber gambar, Reuters
Departemen Keuangan Amerika Serikat menerapkan sanksi baru terhadap Iran terkait uji coba rudal balistik beberapa waktu lalu.
Sanksi yang diumumkan Minggu 17 Januari berupa pencegahan 11 entitas dan indivdu yang berkaitan dengan program rudal tersebut untuk menggunakan sistem perbankan Amerika Serikat.
Penerapan sanksi ditempuh sehari setelah <link type="page"><caption> pencabutan sanksi-sanksi internasional atas Iran</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160116_dunia_iran_nuklir_reaksi" platform="highweb"/></link> menyusul pernyataan Badan Tenaga Atom Internasional, IAEA, bahwa Iran telah merampungkan segala langkah yang diperlukan untuk menerapkan kesepakatan nuklir.
Dalam sanksi terbaru Amerika Serikat ini, lima warga Iran termasuk dalam daftar individu yang mendapat sanksi karena terlibat dalam pengembangan rudal balistik Iran.

Sumber gambar, AP
"Program rudal balistik Iran memiliki ancaman besar atas keamanan wilayah maupun global dan akan terus menjadi subyek sanksi internasional," seperti dinyatakan Adam J Szubin, seorang pejabat intelijen teroris dan keuangan Amerika Serikat.
Belum ada tanggapan pemerintah Iran atas sanksi terbaru ini.
Sedang terhadap pencabutan sanksi internasional terkait program nuklirnya, Presiden Iran Hassan Rouhani menanggapinya dengan pernyataan Iran <link type="page"><caption> telah membuka babak baru dalam hubungannya dengan dunia. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160117_dunia_iran_babakbaru" platform="highweb"/></link>





