Babak baru Iran setelah sanksi ekonomi dicabut

Sumber gambar, AFP
Iran "telah membuka babak baru" dalam hubungannya dengan dunia, kata Presiden Iran Hassan Rouhani beberapa jam setelah sanksi ekonomi terhadap Teheran dicabut.
Pada hari Sabtu (17/01) pengawas nuklir internasional, IAEA, menegaskan Iran telah memenuhi kesepakatan yang dirancang untuk mencegah pengembangan senjata nuklir.
Rouhani, seperti dikutip Press TV, mengatakan <link type="page"><caption> kesepakatan itu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160116_dunia_iran_nuklir_sanksi" platform="highweb"/></link> tidak merugikan bangsa manapun.
Sebagian besar pemerintah Barat memuji langkah tersebut tetapi perdana menteri Israel menegaskan Teheran masih ingin membangun sebuah bom nuklir.
"Tanpa reaksi yang tepat untuk setiap pelanggaran, Iran akan beranggapan dapat terus mengembangkan senjata nuklir, mengguncang wilayah tersebut dan menyebar teror," kata Benjamin Netanyahu.
Sejak program nuklir Iran diketahui pada tahun 2002, PBB, Uni Eropa, Amerika Serikat dan beberapa negara lain mengenakan sanksi ekonomi terhadap Iran.
Dengan dicabutnya sanksi, berarti perdagangan ke dan dari Iran akan lebih mudah dan perusahaan-perusahaan dapat melakukan perdagangan dengan Iran lebih mudah.
Di media sosial pun muncul spekulasi apakah McDonald's akan ada di Iran atau kacang pistachio dari Iran akan lebih mudah ditemui di negara-negara barat.









