Puluhan 'terduga anggota ISIS' ditangkap di Turki

Sumber gambar, Reuters
Pihak berwenang Turki menangkap puluhan orang di sejumlah tempat karena diduga terkait dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Penangkapan ini ditempuh sehari setelah serangan bom bunuh diri di Istanbul, yang menewaskan sedikitnya 10 orang.
Pihak berwenang <link type="page"><caption> menuding serangan di dekat kawasan wisata Masjid Biru yang terkenal itu dilakukan oleh milisi ISIS. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160112_dunia_istanbul_bom_isis" platform="highweb"/></link>
Kantor berita Turki, AA, menyebutkan 59 orang tersebut ditangkap antara lain di ibu kota Ankara dan Mersin, serta di Provinsi Sanliurfa dan Adana.
Tiga dari yang ditangkap adalah warga Rusia yang disebutkan memiliki kontak dengan para pejuang ISIS sementara 15 disebut merupakan warga negara Suriah.
Wartawan BBC di Istanbul, Mark Lowen, melaporkan banyak pihak yang menuduh pemerintah Turki bertindak lamban dalam menghadapi kelompok militan yang berkembang di negara itu dan lebih memusatkan perhatian pada upaya melawan kelompok pemberontak Kurdi, PKK.
Selain menjadi sasaran dari beberapa serangan bom yang dituduh dilakukan oleh ISIS, Turki juga menghadapi peningkatan serangan oleh kelompok politik kiri.
Dua serangan bom bunuh diri di ibu kota Ankara, Oktober, tahun lalu menewaskan lebih dari 100 orang sementara dalam sebuah serangan di dekat perbatasan dengan Suriah, Juli 2015, juga jatuh sekitar 100 korban jiwa.









