Puluhan jenazah migran ditemukan di Turki

Sumber gambar, AP
Media Turki melaporkan setidaknya 21 jenazah migran, termasuk anak-anak, ditemukan tersapu ombak di pesisir Aegea.
Rekaman video dan foto menunjukkan adanya mayat-mayat itu dalam kondisi masih mengenakan jaket pelampung. Dilaporkan bahwa jenazah ditemukan pada Selasa pagi (05/01) di kota wisata Ayvalik.
Menurut aparat keamanan Turki, para migran bertolak dari Ayvalik menuju Pulau Lesbos, Yunani, dengan menumpang perahu.
Menyusul penemuan sembilan jenazah migran, penjaga pantai Turki diterjunkan untuk mencari kemungkinan migran yang masih hidup. Pencarian dilakukan dengan menggunakan kapal-kapal dan dibantu dengan helikopter.

Sumber gambar, AP
Sejauh ini delapan orang berhasil diselamatkan. Pihak berwenang belum mengumumkan identitas dan kewarganegaraan mereka.
Turki ditempati sekitar 2,2 juta pengungsi dari Suriah yang melarikan diri akibat perang saudara.
Negara itu menjadi tempat transit bagi migran dan pengungsi untuk mencapai Eropa, banyak di antara mereka harus membayar kelompok penyelundup ribuan dolar untuk mengarungi laut yang berbahaya.
Badan Pengungsi PBB (UNHCR) mencatat <link type="page"><caption> lebih dari satu juta migran masuk ke Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151230_dunia_migran_eropa_laut_2015" platform="highweb"/></link> selama tahun 2015.









