Muslim Kenya lindungi Kristen dari milisi Islam

Sumber gambar, AP
Sekelompok umat Muslim Kenya yang diserang para milisi bersenjata Islam saat melakukan perjalanan dengan bus berusaha melindungi penumpang Kristen dengan menolak dipisahkan.
Mereka mengatakan kepada para milisi agar 'membunuh mereka bersama atau membebaskan mereka', kata gubernur setempat kepada media Kenya.
Paling tidak dua orang terbunuh dalam serangan di dekat desa El Wak di timur laut dekat perbatasan Somalia.
Kelompok <link type="page"><caption> al-Shabab yang bermarkas di Somalia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150707_dunia_kenya_attack" platform="highweb"/></link> adalah terduga utama pelaku serangan namun mereka tidak menyebutkan bertanggung jawab atas insiden terbaru ini.
Bagaimanapun mereka sering melakukan serangkaian serangan di Kenya bagian timur laut.
Bus yang membawa umat Muslim dan Kristen itu diserang ketika sedang dalam perjalanan dari ibu kota Nairobi ke kota Mandera.
<link type="page"><caption> Dalam serangan al-Shabab yang menewaskan 147 orang di Universitas Garissa pada bulan April</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150403_kenya_serangan_universitas" platform="highweb"/></link>, milisi dilaporkan memisahkan warga Kristen dan menembak mereka namun membebaskan banyak warga Muslim.
Tahun lalu, sebuah bus diserang di dekat Mandera oleh milisi al-Shabab, yang menewaskan 36 orang bukan Muslim yang sedang dalam perjalanan ke Nairobi untuk merayakan Natal.











