Kenya: 'Al-Shabab' bunuh pekerja tambang

Sumber gambar,
Setidaknya 11 orang telah terbunuh dan beberapa lainnya terluka dalam serangan senjata dekat kamp militer di perbatasan Kenya dengan Somalia.
Diyakini para korban adalah para pekerja pertambangan di wilayah Mandera.
Penduduk setempat mengatakan kepada BBC mereka mendengar dua ledakan, diikuti baku tembak pada Senin (6/7) tengah malam.
Kelompok milisi radikal al-Shabab yang berbasis di Somalia, dituding terkait dengan serangan tersebut.
Pejabat polisi wilayah Mandera Alex Ole Nkoyo mengatakan kepada AFP serangan itu berlangsung ketika warga sedang tidur.
“Ini tampak seperti tindakan al-Shabab, dilihat dari jenis serangan. Mereka menggunakan bahan peledak dan persenjataan,” tambahnya.
Palang Merah Kenya mengatakan akan mengirim pesawat udara ke lokasi untuk membawa korban luka-luka ke rumah sakit di Nairobi.
Al-Shabab belum menyatakan keterlibatan mereka, namun anggota-anggota kelompok itu pernah melakukan serangkaian serangan serupa di sana.
Serangan terburuk sejauh ini terjadi di sebuah universitas di kota Garissa di Kenya bulan April, ketika empat penembak membunuh 148 orang.
Pada 2013, setidaknya 67 orang meninggal dalam serangan di pusat perbelanjaan di Westgate mall di ibukota Nairobi.









