Suu Kyi memulai perundingan peralihan kekuasaan

suu kyi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Thein Sein bertemu di Nay Pyi Taw pada tanggal 2 Desember.

Aung San Suu Kyi, yang partainya menang meyakinkan pada pemilihan umum bersejarah Myanmar bulan lalu, bertemu Presiden Thein Sein untuk membicarakan peralihan kekuasaan.

Dia juga bertemu pimpinan militer Min Aung Hlaing di ibu kota Nay Pyi Taw.

Kedua pejabat tersebut menjanjikan bantuan guna melancarkan peralihan kekuasaan untuk mengakhiri puluhan tahun kekuasaan militer.

Meskipun demikian <link type="page"><caption> Suu Kyi menurut undang undang dasar negara itu dilarang menjadi presiden </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151116_dunia_myanmar_parlemen" platform="highweb"/></link>dan militer tetap menguasai seperempat kursi di majelis tinggi dan majelis rendah parlemen.

Konstitusi Myanmar melarang seseorang yang anaknya berkewarganegaraan asing menjadi presiden.

Kedua anak laki-laki Suu Kyi memiliki paspor Inggris.

Meskipun demikian dia berulang kali mengatakan dirinya di atas orang yang dicalonkannya untuk menjalankan peran sebagai presiden.

Juru bicara Thein Sein mengatakan perundingan dengan Suu Kyi dipusatkan pada topik bagaimana mencapai peralihan kekuasaan secara damai.