Soal jet Rusia, Yunani 'serang' Turki di Twitter

Tsipras - Davutoglu

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, PM Tsipras (kiri) dan PM Davutoglu (kanan) sama-sama hadir di KTT Uni Eropa-Turki di Brussel.

Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras, menyerang PM Turki, Ahmet Davutoglu, di Twitter setelah militer Turki menembak jatuh pesawat tempur Rusia.

PM Tsipras menulis empat tweet pada hari Minggu (29/11), satu di antaranya menyebutkan bahwa Turki juga pernah "melanggar wilayah udara" Yunani.

"Sayangnya pilot-pilot kami tak selincah pilot-pilot Anda ketika berhadapan dengan Rusia," kata Tsipras di Twitter.

"Apa yang terjadi ini memalukan. Kita menghabiskan uang miliaran untuk membeli senjata. Anda juga melanggar wilayah udara kami," katanya.

Tsipras juga menulis bahwa Turki dan Yunani memiliki sistem senjata udara yang modern, tapi gagal menangkap penyelundup yang menenggelamkan orang-orang yang tak berdosa.

PM Davutoglu menjawab tweet ini dengan mendesak Tsipras untuk "memusatkan perhatian pada agenda positif".

"Saling serang" melalui Twitter ini terjadi ketika kedua pejabat ini tengah <link type="page"><caption> menghadiri pertemuan puncak Uni Eropa-Turki di Brusse</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151129_dunia_turki_unieropa.shtml" platform="highweb"/></link>l, hari Minggu.

Tak lama kemudian tweet Tsipras dihapus dari akun Twitter Tsipras yang berbahasa Inggris, diganti dengan pesan "kita bertetangga dan kita harus selalu berbicara secara jujur untuk mencari jalan keluar".

Tapi tweet-tweet tersebut masih ada di akun Tsipras yang berbahasa Yunani.