KTT Perubahan Iklim di Paris resmi dibuka

Sumber gambar, AP
Para pemimpin dunia membuka perundingan penting selama dua minggu di Paris, Prancis untuk mencapai kesepakatan membatasi pemanasan dunia.
Presiden Prancis, Francois Hollande, mengatakan nasib kemanusiaan dipertaruhkan dan memperingatkan sejarah akan menilai pemerintah dengan tegas jika kesempatan ini dilewatkan.
Tetapi wartawan BBC mengatakan janji yang telah diajukan tidak memenuhi tujuan untuk membatasi peningkatan suhu global pada dua derajat.
Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan negara maju seharusnya memotong emisi lebih banyak daripada yang lebih miskin, sementara Amerika Serikat enggan menandatangani kesepakatan yang mengikat secara hukum.
Sementara itu utusan khusus presiden Indonesia untuk perubahan iklim, Rachmat Witoelar mengatakan <link type="page"><caption> kebakaran lahan gambut sekadar kecelakaan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/11/151126_indonesia_rachmat_perubahan_ilklim" platform="highweb"/></link> belaka, dan untuk itu Indonesia tak akan meminta maaf dalam KTT Iklim di Paris.
“Kami tidak mencemari bumi. Yang mencemari bumi itu Amerika Serikat dan Cina. Kami mengalami kecelakaan, suatu bencana alam, disebabkan dan diperparah oleh beberapa orang, karena kami tak memiliki cukup peralatan untuk menghadapi apa yang menimpa kami,” kata Rachmat.
Kebakaran lahan gambut yang kembali terjadi baru-baru ini telah membuat Indonesia menjadi salah satu negeri pelaku pemanasan global yang paling parah.





