Tersangka penembakan Colorado 'anti-aborsi'

Tersangka penembakan Colorado

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Tersangka penembakan di Colorado, Robert Lewis Dear, dikenal sebagai seorang penyendiri oleh tetangganya.

Tersangka dalam serangan senjata mematikan di sebuah klinik keluarga berencana Colorado sempat mengucapkan "tidak ada lagi potongan tubuh bayi" selama penangkapannya, lapor media Amerika Serikat.

Para saksi mata mengatakan Robert Lewis Dear termotivasi oleh penolakan terhadap aborsi, menurut Planned Parenthood, yang menjalankan klinik di Colorado Springs tersebut.

Dua warga sipil dan seorang polisi tewas serta sembilan orang lainnya luka-luka dalam <link type="page"><caption> peristiwa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151128_dunia_penembakan_colorado" platform="highweb"/></link> yang terjadi Jumat (27/11) waktu setempat tersebut.

Menyusul kejadian tersebut, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengulang seruannya untuk memberlakukan kontrol senjata lebih ketat dan mengatakan "cukup sudah".

Polisi tidak memberikan rincian mengenai pistol yang digunakan tetapi dalam sebuah pernyataan, Presiden Obama menggambarkannya sebagai "senjata untuk menyerang" dan berbicara tentang mengakhiri "mudahnya akses terhadap senjata perang" di jalan-jalan Amerika.

Upaya Obama untuk mengontrol senjata namun mendapatkan penolakan di Kongres.

Sementara itu, Dear digambarkan sebagai seorang penyendiri yang tinggal di sebuah pondok tanpa listrik di pegunungan di Carolina Utara.

Seorang tetangganya mengatakan Dear kerap menghindari kontak mata dan menjelaskan bahwa mereka tidak pernah berbicara soal agama atau aborsi.