Hukuman seumur hidup tanpa ampun untuk James Holmes

Sumber gambar, Reuters
Pria yang menembak mati 12 orang di dalam sebuah bioskop di Kolorado, Amerika Serikat, dihanjar hukuman seumur hidup tanpa kesempatan untuk mendapat pengampunan.
<link type="page"><caption> James Holmes melepas tembakan saat pemutaran film Batman,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150717_dunia_penembak_batman" platform="highweb"/></link> <italic>The Dark Knight Rises</italic>, di pinggiran kota Denver, Juli 2012 lalu, dan menyebabkan 12 orang tewas.
Dalam insiden tersebut sekitar 70 lainnya cedera.
Keluarga korban yang tewas dan para korban yang selamat bertepuk tangan dan bersorak ketika Holmes dibawa meninggalkan ruang sidang dengan tangan diborgol.

Sumber gambar, AP
Dewan juri menyarankan hukuman seumur hidup setelah <link type="page"><caption> tidak mencapai kata sepakat untuk hukuman mati.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150808_dunia_penembakan_bioskop_seumur-hidup" platform="highweb"/></link>
Holmes mengaku tidak bersalah dengan alasan gangguan kejiawaan.
Tim penasehat hukumnya mengatakan mantan mahasiswa ilmu syaraf itu sedang terganggu mentalnya saat penembakan dan sebaiknya tidak dihukum.
Jaksa penuntut berpendapat serangan itu jelas disiapkan, dengan Holmes merencanakan untuk memiliki senjata selama beberapa bulan dan memasang ranjau di apartemennya untuk membunuh setiap orang yang berupaya memasukinya.
Salah seorang penasehat hukumnya, Daniel King, pada hari Selasa (25/08) mengatakan kliennya tidak akan mengajukan banding guna menghindari proses persidangan lanjutan yang panjang.











