Aturan suaka Australia dipertanyakan PBB

australia

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Demonstran pendukung pengungsi di Sydney menentang pusat penahanan di Nauru.

Beberapa negara menggunakan forum PBB untuk mengecam kebijakan pencari suaka pemerintah Australia.

Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara lain mengatakan Australia harus berhenti membalikkan arah kapal migran dan penggunaan pusat penahanan lepas pantai.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB melakukan pengkajian catatan HAM semua negara setiap empat tahun.

Kecaman muncul terkait dengan <link type="page"><caption> kematian seorang pencari suaka yang berusaha melarikan diri. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151109_dunia_australia_imigran" platform="highweb"/></link>

Lebih dari 100 wakil berbagai negara mengecam kebijakan Australia dalam pengkajian tersebut, di antaranya dari Swedia, Norwegia, Kanada, Fiji, Prancis, Jerman dan Swiss.

"Kami tetap mengkhawatirkan perlindungan yang Australia berikan terkait hak para migran, terutama wanita dan anak-anak di fasilitas lepas pantai," kata delegasi Turki pada peninjauan tersebut seperti dilaporkan sejumlah media.

Pejabat Australia yang diberikan kesempatan untuk bereaksi mengatakan kebijakan kontroversial negaranya justru menyelamatkan nyawa karena menghambat para migran untuk melakukan perjalanan laut yang berbahaya.