Pengejek kerajaan Thailand kedua tewas di penjara

Sumber gambar, epa
Peramal selebriti yang ditahan di Thailand karena diduga mengejek keluarga kerajaan ditemukan tewas di tahanan militer, kata pemerintah.
Suriyan Sucharitpolwong atau Mor Yong meninggal karena septicaemia atau keracunan darah pada hari Sabtu (07/11).
Dia adalah satu dari tiga pria yang ditahan bulan lalu atas tuduhan lese majeste -atau hukum yang mengatur perlawanan atas penguasa yang berdaulat- dan orang kedua dalam kelompok itu yang meninggal.
Kematian mereka menimbulkan pertanyaan tentang operasi tingkat tinggi pemerintahan militer dalam kasus sejenis.
Pemerintah mengatakan Sucharitpolwong, 53 tahun, terlihat mengalami masalah kesehatan beberapa hari menjelang kematiannya.
Dia ditemukan pingsan di selnya di Bangkok dan dibawa ke rumah sakit pada hari Sabtu, tempat Suriyan kemudian meninggal, demikian isi pernyataan kementerian kehakiman pada hari Senin.
Pemeriksaan setelah kematian menemukannya mengalami infeksi darah, kata Menteri Kehakiman Paiboon Koomchaya.
Peramal tersebut terakhir kali terlihat di depan umum di pengadilan pada tanggal 21 Oktober bersama asisten serta seorang perwira polisi dan ketiganya dituduh mengejek monarki maupun menyalahgunakan hubungan dengan keluarga kerajaan.
Para pengecam mengatakan hukum <link type="page"><caption> lese majeste sering dipakai untuk membungkam para pengkritik dan oposisi. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150807_dunia_thailand_raja" platform="highweb"/></link>










