Ke luar rumah sakit, politisi Maynmar langsung kampanye

Naing Ngan Lin

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Naing Ngan Lin menderita cedera di bagian kepala dan tangan saat diserang pekan lalu.

Anggota parlemen dari partai oposisi di Myanmar, yang diserang pria bersenjata saat kampanye pekan lalu, Naing Ngan Lin, sudah ke luar dari rumah sakit dan langsung berkampanye.

<link type="page"><caption> Naing Ngan Lin menderita cedera di bagian kepala dan lengan saat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151030_dunia_oposisimyanmar_diserang" platform="highweb"/></link> melakukan kampanye Partai Liga Nasional Demokrasi, NLD, pimpinan Aung San Suu Kyi, Kamis 29 Oktober.

Begitu ke luar dari rumah sakit dengan tangan yang masih dibalut perban, dia kemudian melakukan pawai di jalanan Yangon, Rabu 4 November, didampingi ribuan pendukungnya.

"Para pendukung ingin melihat saya karena mereka khawatir. Saya ingin memperlihatkan kepada mereka bahwa saya dalam keadaan baik," jelasnya kepada kantor berita Reuters.

Serangan atasnya -oleh beberapa pria bersenjata pisau dan pedang- meningkatkan kekhawatiran atas keamanan dalam pemilihan umum, yang akan digelar Minggu 8 November.

Pemilihan umum itu dilihat sebagai pemilu pertama yang terbuka di Myanmar dalam 25 tahun terakhir.

Partai NLD pimpinan Aung San Suu Kyi diperkirakan akan meraih kemenangan namun <link type="page"><caption> dia tidak bisa menjadi presiden berdasarkan konstitusi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150610_dunia_myanmar_konstitusi" platform="highweb"/></link> karena menikah dengan orang asing dan juga memiliki anak orang asing.

<link type="page"><caption> Presiden Thein Sein sendiri sudah memperingatkan rakyatnya agar tidak memilih partai oposisi pimpinan Suu Kyi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151103_dunia_myanmar_pemilu" platform="highweb"/></link> dengan antara lain menyebutkan reformasi yang terlalu cepat bisa mengarah ke perang saudara.