Sopir taksi Uber pemerkosa diganjar seumur hidup

Shiv Kumar Yadav

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Shiv Kumar Yadav juga dinyatakan berasalah dalam dakwaan intimidasi dan penculikan.

Pengadilan India menjatuhkan hukuman seumur hidup atas seorang sopir taksi Uber yang dinyatakan bersalah memperkosa penumpang perempuannya tahun lalu di Delhi.

Shiv Kumar Yadav juga dinyatakan bersalah dalam dakwaan mengintimidasi dan penculikan.

Seorang penumpang perempuan berusia 26 tahun- <link type="page"><caption> yang memesan taksi Uber- dibawanya ke kawasan yang sepi sebelum diperkosa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/12/141207_india_pemerkosaan" platform="highweb"/></link> pada Desember 2014 lalu.

Setelah insiden tersebut, pemerintah kota Delhi sempat melarang layanan taksi lewat aplikasi ini dengan menuduh gagal melakukan pemeriksaan yang cukup atas sopir-sopirnya.

Perempuan yang menjadi korban <link type="page"><caption> juga mengajukan gugatan ke pengadilan di Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/01/150130_india_tuntut_taksiuber" platform="highweb"/></link> namun belakangan dicapai kesepakatan penyelesaian di luar sidang.

Kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual atas perempuan merupakan isu yang mendapat perhatian di India setelah pemerkosaan berkelompok terhadap seorang mahasiswa 23 tahun di dalam bus di Delhi pada Desember 2012 lalu.

India

Korban, yang <link type="page"><caption> sempat dirawat sampai ke Singapura, akhirnya meninggal dunia.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2012/12/121227_perempuan_india_pemerkosaan_singapura" platform="highweb"/></link>

Pemerintah India kemudian memperlakukan undang-undang yang lebih ketat namun tampaknya masih belum efektif menurunkan tingkat kekerasan atas perempuan.

Bulan lalu, dua orang anak diperkosa di Delhi dalam satu hari dan sepekan sebelumnya seorang anak diperkosa dan dilukai sebelum ditemukan dalam keadaan tidak sadar di rel kereta api.