Kebakaran di klub malam Bucharest mengejutkan Rumania

Di dalam klub, diperkirakan ada 400 orang yang menghadiri konser rock gratis.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Di dalam klub, diperkirakan ada 400 orang yang menghadiri konser rock gratis.

Kebakaran di sebuah klub malam Bucharest, ibu kota Rumania menewaskan setidaknya 27 orang, menurut pemerintah.

Laporan media Rumania menyatakan bahwa kebakaran besar tersebut terjadi klub Colectiv pada Jumat malam sehingga menyebabkan orang berebutan menuju pintu keluar dan terinjak-injak.

Kepala badan penanganan darurat Raed Arafat mengatakan bahwa 155 orang dirawat di rumah sakit.

Laporan awal menyebut bahwa penyebab kebakaran adalah kembang api di dalam ruangan.

Menurut para saksi, percikan api di panggung saat penampilan band menyambarai dekorasi bahan polystyrene. Pilar dan langit-langit klub malam pun terbakar diikuti dengan ledakan dan asap tebal, kata mereka.

"Orang-orang mulai pingsan, mereka pingsan karena asap. Situasinya kacau, orang saling menginjak satu sama lain," kata Victor Ionescu, yang berada dalam klub malam tersebut pada stasiun televisi lokal Antena 3.

Klub malam hanya punya satu pintu keluar resmi.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Klub malam hanya punya satu pintu keluar resmi.

Ada sekitar 400 orang dalam klub tersebut yang sedang mengadakan konser musik rock gratis.

Wartawan lokal Sorin Bogdan mengatakan pada BBC bahwa klub dulunya adalah bekas pabrik dengan dua pintu keluar yang kecil, hanya satu yang awalnya bisa dibuka.

Saksi yang dikutip oleh kantor berita Rumania mengatakan bahwa para penonton konser harus membuka paksa pintu kedua agar bisa keluar menyelamatkan diri.

Sebagian besar korban yang berada di rumah sakit menderita luka bakar parah dan dirawat karena menghirup asap, menurut pejabat kesehatan.

Presiden Rumania Klaus Iohannis menulis di halaman Facebooknya bahwa dia "sangat berduka oleh peristiwa tragis yang terjadi malam ini di pusat kota."

Katanya, "Ini hari yang sangat sedih buat kita semua, buat bangsa kita, dan saya secara pribadi."