Serangan udara sasar pesta pernikahan di Yaman

yemen

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Para suku adat yang setia kepada pemerintahan Yaman yang didukung Arab Saudi memeriksa tank hancur yang diduga milik pemberontak Houthi.

Paling tidak 13 orang dilaporkan terbunuh dalam serangan udara yang menghantam sebuah pesta pernikahan yang berlangsung di kota yang diduduki para pemberontak di Yaman.

Serangan ini terjadi di Sanban, sekitar 100km di tenggara ibu kota, Sanaa, kata para saksi.

Tidak jelas siapa yang berada di balik penyerangan tetapi koalisi pimpinan Arab Saudi memang sudah melakukan serangan udara terhadap para pemberontak Houthi.

Bulan lalu, sebuah <link type="page"><caption> serangan pada pesta pernikahan lainnya di pelabuhan Mocha, Laut Merah membunuh paling tidak 130 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150930_dunia_yaman_seranganpernikahan" platform="highweb"/></link>.

Namun pihak koalisi membantah bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Insiden terakhir ini disebutkan menimpa sebuah pesta pernikahan yang dilakukan seorang kepala suku yang diketahui mendukung para pemberontak Houthi. Sekurang-kurangnya 25 orang dilaporkan terluka.

Bantuan kemanusiaan

Sebanyak 5.000 orang, termasuk 2.355 warga sipil telah terbunuh dalam serangan udara dan pertempuran yang berlangsung di darat sejak tanggal 26 Maret, ketika para milisi Houthi dan satuan-satuan angkatan bersenjata memaksa presiden Yaman yang diakui dunia internasional untuk melarikan diri dari negara itu.

Diperkirakan 21 juta orang - atau 80% populasi - memerlukan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan dan hampir 1,5 juta orang harus mengungsi dalam negeri itu.

Houthi - para pemberontak Muslim Syiah yang berada di bagian utara - didukung oleh angkatan bersenjata yang setia kepada presiden Yaman sebelumnya, Ali Abdullah Saleh, memaksa pemerintah untuk mengasingkan diri pada bulan Maret.