Dua anggota Palang Merah ditembak mati di Yaman

Yaman

Sumber gambar, afp getty

Keterangan gambar, ICRC menghadapi beberapa pelanggaran keamanan atas kantor dan kartawannya di Yaman.

Palang Merah Internasional (ICRC) menyatakan dua pegawai setempatnya ditembak mati di Yaman.

<link type="page"><caption> Mereka dibunuh kelompok bersenjata</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150818_dunia_yaman_perang" platform="highweb"/></link> yang belum diketahui jati dirinya di provinsi Amran di utara saat sedang menjalankan kendaraan ke arah ibukota Sanaa.

Badan-badan bantuan kemanusiaan berusaha mencapai jutaan orang di Yaman yang kekurangan pasokan dasar karena konflik yang sudah berjalan berbulan-bulan.

Pembunuhan terjadi hanya seminggu setelah kelompok bersenjata menggerebek kantor ICRC di kota pelabuhan Aden di sebelah selatan negara itu.

Mereka menahan staf di kantor itu dengan menggunakan senjata dan menuntut bayaran, kendaraan dan peralatan lain.

Serangan tersebut -satu dari paling tidak 10 pelanggaran keamanan yang dihadapi ICRC di Aden- memicu organisasi tersebut untuk menghentikan sementara operasi bantuan setempat.

Juru bicara ICRC, Sitara Jabeen, mengatakan kepada BBC bahwa petugas kemanusiaan -keduanya warga Yaman- sedang dalam perjalanan dari provinsi Saada dengan dua rekannya di dua kendaraan ketika kelompok bersenjata menghentikan mereka dan menembak.

Lebih 4.000 orang tewas dalam konflik ini, setengahnya adalah warga sipil.

Laporan Amnesty International mengatakan "semua pihak kemungkinan telah melakukan kejahatan perang".