UNHCR: Rencana Uni Eropa masih kurang

Sumber gambar, Reuters
Badan Pengungsi PBB (UNHCR) memperingatkan bahwa rencana Uni Eropa untuk merelokasikan ribuan pencari suaka tidak akan cukup untuk mengatasi krisis yang terjadi.
Juru bicara UNHCR, Melissa Fleming, mengatakan program relokasi saja tidak akan berjalan efektif tanpa fasilitas memadai di negara-negara yang menampung pencari suaka, khususnya Yunani.
"Kami menyerukan kepada mereka (negara-negara Eropa) untuk bersatu-padu menyetujui usulan guna menangani krisis pengungsi dan imigran yang semakin kacau-balau dan tak dapat diperkirakan," kata Fleming.

Sumber gambar, Reuters
Pernyataan UNHCR dikeluarkan Selasa (22/09) menjelang pertemuan darurat Uni Eropa untuk membahas kuota dalam merelokasikan sekitar 120.000 pencari suaka yang baru-baru ini tiba di Eropa.
Sebagian besar dari mereka melarikan diri dari negara-negara yang dilanda konflik seperti Suriah dan Afghanistan. Sebagian lainnya diketahui sebagai imigran yang mencari penghidupan lebih baik.
Dikatakan oleh Melissa Fleming bahwa Eropa harus bersatu untuk mengurangi penderitaan dan eksploitasi pencari suaka dan imigran serta ketegangan antara negara-negara di Eropa.
Jumlah yang diperdebatkan dalam pertemuan darurat hanya sekitar 120.000 orang dari 500.000 orang yang telah tiba melalui laut sejauh ini. Jerman sejauh ini tercatat sebagai negara yang paling banyak menampung mereka.





