Afrika perlu dibangun untuk atasi krisis migran

Sumber gambar, Reuters
Seorang pejabat senior PBB mengatakan Afrika memerlukan 'Rencana Marshall' baru untuk meningkatkan pembangunan dan menghambat aliran migran ke Eropa.
Philippe Douste-Blazy -mantan menteri luar negeri Prancis yang sekarang menjadi Wakil Sekjen PBB- menggambarkan keadaan yang terjadi sebagai suatu 'kekejaman manusia'.
Dia mengatakan kepada BBC bahwa dirinya tengah menyaksikan krisis migran Laut Tengah secara langsung.
Saat mendampingi sebuah kapal patroli pendatang, Douste-Blazy ikut menyaksikan sejumlah orang diselamatkan dan yang lainnya sekarat di depan matanya.
Pejabat PBB ini meminta para pemimpin Afrika untuk menyalurkan pemasukan pajak minyak dan gas kepada proyek pembangunan di negara mereka sendiri.
Sekitar 107.500 migran menuju batas Uni Eropa bulan lalu.
Pengawasan perbatasan di Yunani, Italia, dan Hungaria mengalami kesulitan menghadapi <link type="page"><caption> pengungsi yang datang tak hanya dari Suriah, tapi juga Timur Tengah, dan Afrika</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150902_dunia_hungaria" platform="highweb"/></link>.
Rencana Marshall atau Marshall Plan adalah inisatif Amerika Serikat untuk membantu Eropa membangun kembali ekonominya setelah Perang Dunia Kedua berakhir.









