ISIS 'bunuh' dua jenderal di Anbar

ramadi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pasukan Irak berkumpul di luar kota Ramadi, provinsi Anbar pada tanggal 6 Agustus.

Dua komandan senior militer Irak dibunuh bersama-sama tiga orang lainnya lewat sebuah serangan bom kendaraan.

Hal ini terjadi di sebuah daerah arah utara ibukota provinsi Anbar, Ramadi, dimana pasukan pemerintah menghadapi milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Salah satu korban tewas adalah Jenderal Abdel Rahman Abu Ragheef, wakil komandan operasi di provinsi yang strategis tersebut.

Pimpinan divisi kesepuluh, Brigadir Safeen Abdel Majeed, juga tewas pada serangan di daerah Jerayshi itu, kata juru bicara operasi bersama Brigadir Jenderal Yahya Rasool seperti dikutip kantor berita Reuters.

Dia mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa pihak militer mencegat kendaraan berisi bahan peledak yang menargetkan mereka, "tetapi ledakan yang terjadi membuat mereka menjadi martir."

Belum diterima pernyataan resmi pihak yang bertanggung jawab atas serangan ini.

Militer dan polisi dengan dukungan milisi Syiah, pejuang Sunni dan serangan udara pimpinan Amerika Serikat sedang berusaha menguasai kembali kota yang terletak 100 km arah barat Baghdad itu, tetapi <link type="page"><caption> perkembangan operasi ini berjalan lamban</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150818_dunia_irak_maliki" platform="highweb"/></link>.