Dua prajurit NATO tewas di Afghanistan

Prajurit NATO afghan

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Anggota pasukan koalisi Barat di Afghanistan masih berjumlah sekitar 13.000 orang.

Dua orang berseragam militer Afghanistan menembak sebuah kendaraan dan menewaskan dua prajurit Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di pangkalan militer di selatan negeri itu, menurut pejabat setempat.

Kebangsaan kedua prajurit yang tewas dalam peristiwa yang terjadi di Provinsi Helmand, Rabu (26/08), belum diketahui.

Namun, rekan-rekan para prajurit yang diserang balas menembak dan mampu menewaskan penyerang mereka, menurut pejabat tentara koalisi.

Sejak 2007, terdapat puluhan serangan terhadap prajurit NATO. Sejumlah serangan itu justru dilakoni anggota militer Afghanistan yang beraliansi dengan mereka.

Tak ada kelompok di Afghanistan yang menyatakan bertanggung jawab pada serangan terakhir ini.

Serangan seperti ini menjadi ancaman keamanan terbesar operasi militer di Afghanistan sekarang ini. Tercatat lebih dari 100 prajurit asing menjadi korban.

Pihak koalisi telah mengakhiri misi di Afghanistan pada Desember tahun lalu dan <link type="page"><caption> menarik sebagian besar personel mereka</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/05/140527_afghanistan_amerika_serikat.shtml" platform="highweb"/></link> dari Afghanistan.

Namun hingga kini masih tersisa sekitar 13.000 orang pasukan yang sebagian besar bertugas untuk memberi pelatihan dan melakukan operasi anti-terorisme.

NATO telah menerapkan langkah keamanan khusus untuk mengatasi ancaman ini.

Salah satu serangan terburuk terjadi Agustus tahun lalu ketika <link type="page"><caption> seorang jenderal Amerika Serikat terbunuh dalam serangan prajurit Afghanistan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/08/140805_afghanistan_pembunuhan.shtml" platform="highweb"/></link> di akademi militer dekat Kabul.