AS tinggalkan 9.800 pasukan di Afghanistan pasca-2014

Presiden Barack Obama

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Presiden Obama mengatakan AS tidak lagi melakukan patroli di kota-kota Afghanistan.

Amerika Serikat akan mempertahankan 9.800 pasukannya di Afghanistan setelah penarikan pasukan tempur pada akhir tahun ini.

Berdasarkan rencana yang diumumkan di Gedung Putih itu, Washington perlahan-lahan akan mengurangi jumlah pasukan sehingga hanya sebagian kecil saja yan tetap berada di <link type="page"><caption> Afghanistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/afghanistan/" platform="highweb"/></link> setelah tahun 2016.

Pasukan yang masih berada di Afghanistan itu antara lain bertugas mengawal Kedutaan Besar <link type="page"><caption> Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/></link>, melatih pasukan Afghanistan, dan mendukung operasi kontraterorisme.

"Kita tidak akan lagi melakukan patroli di kota-kota Afghanistan. Itu merupakan tugas warga Afghanistan," tegas Obama.

Namun rencana itu masih tergantung dari kesepakatan yang akan dicapai dengan Afghanistan, yang akan terpilih bulan depan.

Presiden saat ini, <link type="page"><caption> Hamid Karzai, sudah menolak </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140226_as_militer_afghan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> menandatangani kesepakatan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140226_as_militer_afghan.shtml" platform="highweb"/></link> yang disampaikan pada Februari tahun ini.

Bagaimanapun permerintahan Obama tampaknya yakin kedua calon yang sedang bersaing dalam pemilihan presiden akan bersedia mencapai kesepakatan.

Rencana penarikan mundur pasukan tempur AS dari Afghanistan pada akhir tahun ini <link type="page"><caption> sudah disampaikan Presiden Obama dalam kunjungan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140525_afghanistan_obama.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> mendadaknya ke pangkalan militer AS di Bagram</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140525_afghanistan_obama.shtml" platform="highweb"/></link>, di pinggiran ibukota Kabul, dua hari lalu.

Pengumuman ini menjadi petunjuk bahwa perang terpanjang Amerika Serikat -yang dilancarkan Presiden George W Bush menyusul serangan 11 September 2011- berakhir sebelum masa jabatan Obama selesai.