Dua orang warga negara Israel 'hilang' di Gaza

mengisto

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Avraham Mengisto 'hilang' sesudah masuk secara ilegal ke Gaza dan pemerintah Israel menuntut Hamas bertanggungjawab.

Dua orang warga negara Israel ditahan di Gaza dan penahanan salah seorang diantaranya diduga dilakukan oleh Hamas, menurut sumber Israel.

Avraham Mengisto yang merupakan keturunan Ethiopia masuk ke wilayah Palestina secara ilegal dan sejak itu tak kedengaran kabarnya lagi, menurut pejabat Israel.

Seorang Arab Israel juga ditahan di Gaza, menurut sumber kementrian pertahanan. Hamas tidak berkomentar terhadap kedua kasus tersebut.

Pejabat kementrian pertahanan Israel menyatakan mereka telah meminta lembaga internasional dan regional untuk mencari kejelasan nasib Mengisto serta menuntut agar ia segera dilepaskan.

"Menurut sumber intelejen terpercaya, Mengisto ditahan oleh Hamas," menurut pernyataan kementrian pertahanan.

Presiden Israel, Reuven Rivlin, mengatakannya sebagai "situasi yang menyakitkan" dan sudah berhubungan dengan keluarga Mengisto.

Sumber kantor berita AP mengutip pejabat Israel yang menyatakan tak jelas mengapa Mengisto -yang berumur 28 tahun- pergi ke Gaza. Namun ia dipercaya tidak stabil secara mental.

Media setempat menyatakan warga Arab Israel yang ditahan di Gaza adalah seorang Bedouin dari gurun Negev Israel selatan namun hingga kini namanya belum diumumkan.