Penyelidikan federal India untuk skandal ujian

Sumber gambar, epa
Mahkamah Agung India telah memerintahkan penyelidikan terhadap skandal ujian masuk sekolah kedokteran di negara bagian Madya Pradesh.
Biro Penyelidikan Federal India (CBI) diharapkan mengambil alih penyelidikan skandal -yang dikenal dengan nama Vyapam ini- dari tangan kepolisian negara bagian.
Vyapam merupakan singkatan dalam bahasa Hindi untuk kantor penyelenggara ujian masuk untuk pegawai negeri dan sekolah kedokteran di Madya Pradesh.
Skandal itu menyebabkan ribuan orang ditahan, dan juga serangkaian kematian yang misterius.
Sebanyak 30-an orang yang terhubung dengan skandal meninggal dunia karena akibat yang misterius atau bunuh diri sesudah kasus ini terungkap. Sejumlah orang unjuk rasa terkait kematian tersebut namun mereka malah ditangkap.
Sekalipun penyebab kematian mereka dinyatakan sebab alamiah, dugaan kaitan dengan skandal ini amat kuat.
Untuk penawar tertinggi

Sumber gambar, epa
Partai oposisi menuduh pemerintahan yang didukung partai BJP di Madya Pradesh telah mempengaruhi penyelidikan dan mereka meminta campur tangan pemerintah federal.
Selain memerintahkan CBI untuk menyelidiki, Mahkamah Agung India juga mengkritik pengadilan negeri Madya Pradesh karena menolak memutuskan apakah penyelidikan federal terhadap kasus ini perlu dilakukan atau tidak.
Skandal melibatkan kebocoran soal, pemalsuan lembar jawaban, dan menggunakan mahasiswa yang pintar sebagai joki.
Selain itu, bangku sekolah kedokteran juga diperjualbelikan kepada penawar tertinggi. Menurut koresponden BBC, harga bangku sekitar satu hingga tujuh juta rupee (sekitar Rp210juta hingga Rp1,5miliar.
Sebanyak 2.530 orang telah dituduh terkait dengan skandal yang terjadi sejak tahun 2012.
Polisi telah menahan sebanyak 1.980 orang dan 550 lagi masih dalam pencarian. Dua puluh pengadilan di Madya Pradesh menerima 55 pendaftaran kasus sehubungan skandal tersebut.












