Tunisia tangkap 12 orang terkait serangan Sousse

tunisia

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Pengamanan ditingkatkan sejak terjadinya serangan di Sousse.

Dua belas orang yang diduga pelaku serangan mematikan di tempat wisata Sousse, Tunisia, sudah ditangkap, kata seorang pejabat.

Pihak keamanan <link type="page"><caption> masih mencari dua orang </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_tra/2015/06/150629_dunia_tunisia_penangkapan" platform="highweb"/></link>yang diduga mendapatkan pelatihan di Libia bersama-sama penembak yang membunuh 38 orang, tambahnya.

Sebagian besar orang yang terbunuh di pantai Sousse berasal dari Inggris, disamping sejumlah wisatawan dari Eropa lainnya.

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS telah menyatakan bertanggung jawab.

Pemerintah Tunisia mengkhawatirkan serangan tersebut akan menyerang industri wisata yang merupakan penghasil devisa terbesar negara itu.

Pada bulan Maret, dua pria bersenjata menewaskan 22 orang di museum terkenal Bardo di ibukota Tunisia, Tunis.

"Ini adalah kelompok yang dilatih di Libia, dan memiliki tujuan yang sama. Dua orang menyerang Bardo dan seorang menyerang Sousse," kata Menteri untuk Hubungan Parlemen, Lazhar Akremi, kepada kantor berita Reuters.

"Polisi sedang mencari dua orang lagi," kata Akremi.

Dia tidak menyebutkan kapan penangkapan dilakukan.