Tunisia melakukan penangkapan terkait serangan di pantai

Sumber gambar, getty
Tunisia melakukan penangkapan pertama terkait pembunuhan 38 orang, sebagian besar wisatawan, oleh seorang pria bersenjata di tempat wisata pantai Sousse pada hari Jumat (26 Juni), lapor kementerian dalam negeri negara itu.
Mohamed Gharsalli mengatakan 1.000 tentara akan ditempatkan untuk melindungi tempat wisata pantai negaranya.
Tiga menteri menaruh karangan bunga di tempat kejadian sebagai tanda solidaritas.
Kelompok yang menamakan Negara Islam atau ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.
"Kami telah mulai menangkap kelompok pertama, jumlah orang yang penting, dari jaringan di belakang penjahat teroris ini," kata Gharsalli mengacu kepada pria penembak Seifeddine Rezgui, mahasiswa Tunisia pelaku serangan.
"Kami kawan yang melawan satu musuh," kata menteri dalam negeri tentang kunjungan menteri dari Inggris, Jerman dan Prancis.
Menteri Dalam Negeri Inggris, Theresa May, menyatakan serangan hari Jumat itu sebagai "suatu tindakan kejahatan yang tercela".
Sementara Perdana Menteri David <link type="page"><caption> Cameron mengatakan perang melawan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS adalah "perjuangan generasi kita"</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150629_isis_cameron" platform="highweb"/></link>.










