Diperpanjang, perundingan nuklir Iran

Perundingan nuklir Iran

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Perundingan di Wina mestinya berakhir pada Selasa 30 Juni.

Perundingan nuklir Iran disiapkan untuk berlangsung melewati batas waktu Selasa 30 Juni yang ditetapkan sebelumnya untuk mencapai kesepakatan.

Hal tersebut disampaikan seorang pejabar senior Amerika Serikat setelah Menteri Luar Negeri Iran, Mohammed Javad Zarif, bersiap-siap untuk terbang kembali ke Teheran dari tempat perundingan di Wina, Austria.

Para pengamat mengatakan Zarif kemungkinan perlu mencari arahan atas masalah-masalah yang menghambat perundingan, antara lain menyangkut akses yang akan diberikan Teheran kepada pengawas nuklir.

Lima kekuatan dunia yang disebut P5+1 -yaitu Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Cina, Rusia, dan Jerman- ingin Iran membatasi program nuklir sehingga tidak sampai digunakan untuk membangun senjata nuklir.

Sebagai imbalannya maka sanksi internasional atas Iran akan dicabut.

Pihak-pihak yang berunding <link type="page"><caption> juga melewati batas waktu saat mencapai kesepakatan untuk kerangka kerja pada April lalu,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/04/150402_dunia_iran_nuklir" platform="highweb"/></link> dengan batas waktu awal pada 31 Maret.

Bagaimanapun seorang pejabat Amerika Serikat menegaskan tidak akan ada perpanjangan dalam waktu yang lama untuk perundingan yang mestinya berakhir 30 Juni.

Dan Menlu Zarif sudah mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, tentang kepulanganya ke Teheran dan akan tiba kembali di Wina pada Senin 29 Juni.