Presiden Iran tegaskan pencabutan sanksi dengan segera

Presiden Hassan Rouhani

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, President Hassan Rouhani memimpin perayaan Hari Nasional Teknologi Nuklir Iran.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, memperingatkan kesepakatan akhir tentang program nuklir tergantung dari pencabutan segera semua sanksi atas Iran.

Dalam pidato yang disiarkan di TV, Rouhani menegaskan pemerintahnya baru akan menandatangani kesepakatan jika sanksi dicabut pada hari yang sama.

"Kami tidak akan menandatangani kesepakatan apa pun sampai sanksi ekonomi dicabut bersamaan, pada hari pertama implementasi kesepakatan."

Hal tersebut disampaikannya untuk memperingati yang mereka sebut sebagai Hari Nasional Teknologi Nuklir, Kamis 9 April.

Iran dan Amerika Serikat memilik penafsiran yang berbeda tentang waktu dari <link type="page"><caption> kerangka kerja kesepakatan yang dicapai Iran dan enam kekuatan dunia pekan lalu.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/04/150402_teheran_nuklir" platform="highweb"/></link>

Kesepakatan akhir akan diselesaikan pada akhir Juni.

Warga Iran

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Selama 12 tahun belakangan Iran menghadapi sanksi internasional yang memukul perekonomiannya.

Negara-negara Barat ingin membatasi kemampuan nuklir Iran agar negara itu tidak mengembangkan senjata nuklir.

Namun pemerintah Teheran selalu menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk kebutuhan energi.

<link type="page"><caption> Sebagian warga Iran merayakan disetujuinya kerangka kerja kesepakatan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150402_nuklir_teheran" platform="highweb"/></link> yang dirundingkan di Lausanne, Swis, pekan lalu.

Beberapa jam setelah berita tentang kesepakatan itu, ratusan warga Iran turun ke jalan utama di ibukota Teheran.

Iran selama 12 tahun berlakangan menghadapi sanksi internasional terkait program nuklirnya dan sanksi tersebut memukul perkenomian negara itu.