RUU untuk kaji ulang kesepakatan nuklir Iran

Sumber gambar, AP
Para senator Amerika Serikat sudah mengesahkan sebuah RUU yang akan memberi otoritas pada Kongres untuk mengkaji ulang kesepakatan internasional nuklir Iran.
<link type="page"><caption> Amerika Serikat bersama negara-negara Barat mencapai kesepakan tentang program nuklir Iran</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150403_warga_iran_nuklir" platform="highweb"/></link> di Laussanne, Swiss, awal April lalu.
Gedung Putih mengatakan Presiden Barack Obama akan menandatanganinya menjadi undang-undang jika Dewan Perwakilan juga mengesahkannya.
Wartawan BBC di Washington melaporkan RUU ini merupakan sebuah kompromi antara para anggota Kongres, yang merasa disingkirkan selama perundingan nuklir itu- dan presiden, yang yakin campur tangan Kongres akan menghambat perundingan.

Sumber gambar, AP
Sejauh ini yang dicapai baru merupakan kerangka kerja sedangkan kesepakatan akhir masih akan disusun pada Juni mendatang.
Pemerintah Washington dan mitranya ingin mencegah Iran mengembangkan senjata nuklirnya dan menawarkan imbalan pencabutan sanksi ekonomi yang sudah berlangsung selama 12 tahun belakangan.
Teheran selalu menegaskan progran nuklirnya untuk kepentingan energi.
Tercapainya kesepakatan nuklir Iran ini dikecam oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang sempat mengatakan setiap kesepakatan nuklir apapun akan menjadi ancaman bagi Israel.















