Dampak perang Suriah, inflasi lebih dari 50%

Mata uang Suriah

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Mata uang Pound Suriah sudah kehilangan 78% nilainya sejak tahun 2011.

Perang saudara di Suriah telah berdampak pada memburuknya perekonomian negara itu, seperti terungkap dalam laporan sebuah lembaga pemikir Inggris, Chatham House.

Rata-rata tingkat inflasi mencapai lebih dari 50% selama tiga tahun belakangan sementara Produk Domestik Bruto, GDP, menyusut sampai lebih dari setengah sejak pecah perang tahun 2011 lalu.

Laporan Chatham House itu menyebutkan tingkat inflasi terburuk sebesar 120% tercatat pada bulan Juli sampai Agustus 2013.

Krisis di Suriah berawal pada tahun 2011 dengan unjuk rasa menentang Presiden al-Assad

Sementara mata uang Pound Suriah sudah kehilangan 78% nilainya sejak tahun 2011.

Adapun produksi minyak negara anjlok dari 387.000 barel per hari menjadi hanya sekitar 10.000 barel, yang membuat kemampuan pemerintah untuk memberikan subsidi pangan dan minyak kepada rakyat semakin kecil.

Bagaimanapun lembaga tersebut memperingatkan bahwa angka-angka itu tidak bisa langsung begitu saja dikaitkan dengan perang yang berlangsung dan harus dicermati dengan lebih seksama.

Chatham House menyusun laporannya berdasarkan data dari Bank Sentral Suriah, PBB, dan sumber-sumber lain.