Ahli waris Samsung minta maaf terkait MERS

Sumber gambar, Getty
Ahli waris perusaaan raksasa Korea Selatan Samsumg meminta maaf atas wabah Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) di salah satu rumah sakit milik Samsung.
Dalam pidato yang disiarkan langsung oleh televisi, Jay Y. Lee, mengatakan Pusat Medis Samsung gagal mencegah penularan di rumah sakit.
"Saya meminta maaf, dengan menundukkan kepala," kata ahli waris Samsung yang duduk sebagai wakil presiden di perusahaan Korea Selatan itu.
Ia kemudian menundukkan kepala di hadapan kamera-kamera televisi.
Pusat Medis Samsung dikenal sebagai salah satu rumah sakit paling terkenal di Korea Selatan. Rumah sakit itu tercatat sebagai sumber infeksi utama di Korea Selatan dan secara suka rela telah menutup sebagian operasinya.

Sumber gambar, AFP
Rumah sakit milik Samsung dikecam karena membiarkan seorang pasien MERS berada di kamar gawat darurat selama dua setengah hari sebelum didiagnosa.
Di samping masalah itu, rumah sakit juga dikecam karena membiarkan seorang mantri tetap bekerja meskipun menunjukkan gejala-gejala MERS.
Sejauh ini terdapat 175 kasus MERS di Korea Selatan, dengan sekitar 50% diketahui terjangkiti di Pusat Medis Samsung.
Jumlah pasien yang meninggal dunia tercatat 27 orang. <link type="page"><caption> Wabah di Korea Selatan merupakan yang terbesar di luar Arab Saudi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150613_dunia_korsel_who" platform="highweb"/></link>.












