Nestle tarik mi instan Maggi dari pasar India

Nestle mulai menarik produk-produk bermerek Maggi dari toko-toko, setelah pihak berwenang di India mengatakan hasil uji menunjukkan kadar timbal mi instan itu “tidak aman dan berbahaya”.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Nestle mulai menarik produk-produk bermerek Maggi dari toko-toko, setelah pihak berwenang di India mengatakan hasil uji menunjukkan kadar timbal mi instan itu “tidak aman dan berbahaya”.

Nestle mengatakan akan menghancurkan mi instan Maggi seharga lebih dari US$50 juta (Rp667,1 miliar), menyusul larangan yang dikeluarkan badan regulator keamanan pangan India.

Biaya US$50 juta yang dikeluarkan meliputi penarikan stok mi instan di pasar serta stok yang tersimpan di pabrik-pabrik dan distributor.

“Masih ada biaya tambahan, termasuk biaya pengangkutan stok dari pasar, biaya pengangkutan ke tempat pembuangan, biaya penghancuran, dan lain-lain. Jumlah total akan dikonfirmasi nanti,” kata Nestle.

Awal bulan ini, Nestle mulai menarik produk-produk bermerek Maggi dari toko-toko, setelah pihak berwenang di India mengatakan hasil uji menunjukkan <link type="page"><caption> kadar timbal mi instan itu “tidak aman dan berbahaya”</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150605_majalah_india_maggi" platform="highweb"/></link>. Nestle kemudian dituding gagal mengikuti undang-undang keamanan pangan.

Namun, Nestle bersikeras mi instan Maggi aman untuk dikonsumsi.

Perusahaan yang menguasai 80% pasar mi intan di India itu <link type="page"><caption> menentang larangan yang diberikan pengadilan tinggi Mumbai</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150611_majalah_india_maggi" platform="highweb"/></link> dan “mengangkat masalah tafsiran” mengenai undang-undang keamanan pangan India.

Pemimpin eksekutif global Nestle Paul Bulcke meminta melihat hasil uji laboratorium dan berjanji Maggi akan kembali masuk ke pasar.

Beberapa negara bagian juga telah mulai menguji mi instan Maggi untuk kandungan monosodium glutamate atau MSG.

Merek mi instan itu muncul pada tahun 1983 di India dan bisa ditemukan di kebanyakan toko dan warung di seluruh negeri.