Mantan Presiden Georgia lepas kewarganegaraan

Sumber gambar, EPA
Mantan presiden Georgia Mikheil Saakashvili mengatakan dia mencopot kewarganegaraannya untuk menduduki jabatan gubernur wilayah Odessa di Ukraina.
Langkah itu ditempuh Saakashvili setelah dirinya diangkat sebagai gubernur oleh Presiden Ukraina Petro Poroshenko pada Sabtu (30/05).
Pria yang telah diberikan kewarganegaraan Ukraina itu memiliki kemampuan dasar dalam bahasa Ukraina dan dikabarkan telah menyanyikan lagu kebangsaan negara tersebut dengan sekelompok murid-murid sekolah di Odessa.
Saakashvili menegaskan posisi gubernur yang dia jabat penting karena Odessa adalah “garis depan” melawan korupsi dan <link type="page"><caption> serangan Rusia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/05/150520_dunia_ukraina_rusia" platform="highweb"/></link> di wilayah tersebut.
“Bila Odessa jatuh, Georgia juga akan hancur,” katanya.
Saakashvili juga mengklaim Poroshenko memilihnya karena dia mengerti perlunya reformasi total dan yakin bahwa dia akan bertindak keras melawan korupsi dan organisasi kriminal.

Penyalahgunaan kekuasaan
Saakashvili meninggalkan Georgia setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhir pada 2013.
Kepada BBC, dia mengaku sengaja hengkang dari Georgia karena di sana dirinya pasti akan ditahan atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan. Dia menolak semua tuduhan terhadapnya, yang menurutnya dilatarbelakangi motif politik.
“Kenyataannya bagi saya, paspor Georgia ini memastikan bahwa saya akan ditahan di Georgia,” katanya.
Wartawan BBC di Kiev, David Stern, mengatakan mantan pemimpin Georgia itu merupakan orang luar di dunia politik Ukraina dan Odessa. Namun, dia dianggap pro-Barat dan loyal terhadap Poroshenko.
Menanggapi jabatan baru Saakashvili, Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev menggambarkan hal itu sebagai acara “Chapiteau”, merujuk sebuah acara komedi di Rusia. Saakashvili menyebut pernyataan Medvedev “sangat lucu”.
Moskow bersikap sangat kritis terhadap Saakashvili sejak Rusia dan Georgia terlibat peperangan singkat pada 2008.











