Tuduhan lalai MH370 diselesaikan di luar pengadilan

malaysia airlines

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Pengamat meyakini penyelesaian di luar pengadilan ini akan memicu kasus hukum sejenis.

Dua anak-anak warga Malaysia yang kehilangan ayah mereka pada penerbangan MH370 memutuskan untuk menyelesaikan kasus kelalaian yang menyebabkan kecelakaan di luar pengadilan.

Kasus ini diperkirakan adalah untuk pertama kalinya terjadi sejak pesawat hilang diantara Kuala Lumpur dan Beijing pada bulan Maret 2014.

Ibu anak-anak tersebut mengatakan dia menerima ganti rugi dari Malaysia Airlines dan pemerintah agar mereka dapat melanjutkan kehidupannya. Jumlah ganti rugi yang diterima tidak disebutkan.

Sementara itu usaha pencarian pesawat yang membawa 239 orang tersebut masih berlanjut.

Keluarga Jee Jing Hang, yang berada di dalam pesawat, menuntut Malaysia Airlines mewakili dua anak laki-lakinya pada bulan Oktober lalu atas dasar pelanggaran kontrak karena dianggap gagal mengantarkan penumpang ke Beijing.

Keluarga tersebut juga menuntut pemerintah Malaysia, Kementerian Penerbangan Sipil, departemen imigrasi dan angkatan udara karena lalai.

"Pengadilan diberitahu bahwa semua pihak yang terlibat mencapai kesepakatan bersama," kata Gary Edward Chong, pengacara keluarga kepada kantor berita AFP pada hari Selasa (2 Juni).

<link type="page"><caption> Keluarga korban lain mengikuti perkembangan kasus dengan seksama</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150308_mh370_keluarga" platform="highweb"/></link> dan para pengamat meyakini penyelesaian di luar pengadilan ini akan memicu kasus hukum sejenis.