Malaysia luncurkan maskapai baru, flymojo

Sumber gambar, basarnas
Pemerintah Malaysia mengungkapkan rencana meluncurkan maskapai penerbangan baru dan menandatangani kesepakatan senilai US$1,5 miliar dengan Bombadier bagi 20 pesawat baru.
Maskapai baru ini akan dinamakan flymojo dan akan bermarkas di Johor Bahru di selatan dan Kota Kinabalu di negara bagian Sabah.
Kesepakatan dengan Bombadier di antaranya berupa kesempatan untuk membeli 20 pesawat lagi, sehingga nilainya akan mencapai US$2,9 miliar.
Malaysia menghadapi tiga masalah penerbangan dalam beberapa bulan terakhir.
Dalam kejadian terbaru, pesawat maskapai murah<link type="page"><caption> Malaysia AirAsia mengalami kecelakaan di Laut Jawa dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura, menewaskan 162 orang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2015/02/150228_airasia_update" platform="highweb"/></link> di dalamnya.
Bulan Juli, sebuah pesawat <link type="page"><caption> Malaysia Airlines ditembak jatuh di atas wilayah yang dikuasai pemberontak pendukung Rusia di Ukraina timur,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141123_malaysia_mh17_puing" platform="highweb"/></link> menewaskan 298 orang.
Hal ini terjadi setelah sebuah<link type="page"><caption> pesawat lainnya hilang tidak lama setelah lepas landas di Kuala Lumpur </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150308_mh370_keluarga" platform="highweb"/></link>dalam perjalanan ke Beijing pada bulan Maret 2014. Belum ditemukan sisa-sisa pesawat sampai sekarang.
Peluncuran maskapai baru diumumkan di pameran Langkawi International Maritime and Aerospace pada hari Selasa (17/03) dihadiri Perdana Menteri Najib Razak.










