Pemilik pabrik Dhaka yang ambruk didakwa mati

rana plaza

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Robohnya bangunan Rana Plaza di Dhaka menjadi bukti keburukan kondisi kerja setempat.

Pemilik pabrik di Dhaka, Bangladesh dan 41 orang lainya menghadapi dakwaan hukuman mati karena ambruknya bangunan pada tahun 2013 yang menewaskan lebih dari 1.100 orang.

<link type="page"><caption> Robohnya bangunan Rana Plaza di Dhaka dianggap menjadi bukti bagaimana kondisi kerja setempat sangat buruk</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130428_dhakasearch" platform="highweb"/></link> dan buruh dibiarkan terancam nyawanya saat bekerja.

Jutaan pekerja sektor garmen Bangladesh sempat melakukan unjuk rasa, sebelum akhirnya kembali ke pabrik setelah beberapa hari kegiatan produksi lumpuh.

Pabrik-pabrik menutup kegiatan produknya karena takut jadi sasaran amuk para buruh sementara polisi menjaga sejumlah pabrik yang minta perlindungan.

Dalam bangunan Rana Plaza terdapat lima pabrik garmen dengan ribuan pekerja.

Sehari sebelum ambruk sudah ditemukan retakan serius namun petugas pemerintah pemeriksa kelaikan gedung mengatakan bangunan tak berbahaya untuk ditempati.

Garmen adalah industri penting di Bangladesh, lebih dari tiga juta orang bekerja di bidang ini.

Kebanyakan buruh adalah perempuan yang datang dari desa-desa miskin di luar Dhaka.