Iran puji Saudi dan serukan bantuan kemanusiaan untuk Yaman

Sumber gambar, AP
Menteri luar negeri Iran menyerukan "bantuan kemanusiaan mendesak" untuk Yaman setelah koalisi militer pimpinan Arab Saudi mengakhiri operasi serangan udara terhadap pemberontak Houthi.
Mohammad Javad Zarif mengatakan langkah Saudi itu "positif" dan mendesak diselenggarakannya perundingan serta pembentukan pemerintahan baru.
Arab Saudi yang berhaluan Sunni menuduh Iran yang berhaluan Syiah mendukung pemberontak Houthi, sesuatu yang berulang kali dibantah Teheran.
Menteri pertahanan Saudi mengatakan fokus sekarang akan bergeser ke arah mencari solusi politik untuk menyelesaikan krisis Yaman.
Tapi disebutkan, kekuatan militer masih akan digunakan bila diperlukan.
Menteri luar negeri Iran, Javad Zarif menulis di twitternya: "Perkembangan positif di Yaman harus diikuti dengan bantuan kemanusiaan, dialog antar pihak Yaman dan pemerintah yang melibatkan semua pihak. Siap membantu."
Memulihkan harapan
Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menyatakan menyambut baik keputusan Saudi.
"Sebelum ini, kami mengatakan, tak ada solusi militer untuk krisis di Yaman, dan ... berhenti membunuh orang yang tidak bersalah dan tidak berdaya merupakan langkah yang benar-benar maju," kata seorang juru bicara Iran yang dikutipkantor berita Isna.
Yaman dilanda kekacauan sejak pemberontak Houthi, atau Zaidi Syiah, merebut ibukota, Sanaa, pada bulan Januari dan memberlakukan status tahanan rumah kepada Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi.

Sumber gambar, EPA
Presiden Hadi meloloskan diri ke kota pelabuhan selatan Aden pada bulan Februari. Dia meninggalkan negara itu akhir Maret ketika pasukan Houthi, yang didukung oleh unit tentara pendukung mantan Presiden Ali Abdullah Saleh, mencapai pinggiran Aden.
Koalisi pimpinan Saudi mengatakan operasi militer mereka telah mencapai tujuannya, "melenyapkan ancaman ke Arab Saudi dan negara-negara tetangga".
Juru bicara koalisi Brigjen Ahmed al-Asiri mengatakan fase baru yang disebut "Memulihkan Harapan" akan dimulai dengan tujuan menghentikan pemberontak Houthi yang "menyasar warga sipil atau (berusaha) mengubah realitas di lapangan".
Pesan yang terang
Sementara Presiden Yaman,Abdrabbuh Mansour Hadi mengucapkan terima kasih Saudi, yang merupakan sekutunya yang mendukungnya sebagai presiden Yaman.

Sumber gambar, AP
"Atas nama pribadi dan rakyat Yaman, Aaya mengucapkan terima kasih yang terdalam dan hormat kepada saudara-saudara Arab dan Muslim dan sahabat dalam aliansi strategis yang luar biasa ini" katanya.
AS juga menyambut baik keputusan Saudi untuk mengakhiri serangan udara dan mendesak dilakukannya perundingan untuk mengakhiri krisis.
"Kami tetap mendukung dimulainya lagi proses politik yang difasilitasi PBB dan pengerahani bantuan kemanusiaan," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Alistair Baskey.
Hari Selasa (21/4), Presiden AS Barack Obama memperingatkan Iran agar tidak mengirim senjata ke (pemberontah Houti) Yaman.
"Kami tidak mengirimkan pesan yang samar-samar kepada mereka. Kami mengirim pesan yang sangat terang-terangan mengenai hal ini," kata Obama.
Dewan Keamanan PBB telah menerapkan embargo senjata untuk para pemberontak Houthi.














