Arab Saudi dituduh ingin menduduki Yaman

Kelompok pemberontak Houthi

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Kelompok pemberontak Houthi sudah menguasai sebagian wilayah Yaman.

Pemimpin kelompok pemberontak Syiah Houthi di Yaman menuduh Arab Saudi ingin menduduki negaranya.

Lewat pidato yang disiarkan di TV, Abdel Malek al-Houthi mengatakan tujuan Arab Saudi adalah ingin menempatkan Yaman di bawah kaki dan kekuasaannya.

"Merupakan hak rakyat kami untuk melawan setiap serangan dan menghadapi penyerangnya dengan segala cara," tambahnya.

Arab Saudi memimpin koalisi yang selama empat pekan belakangan melakukan serangan udara ke Yaman untuk mencegah kelomopok Houthi menguasai sepenuhnya negara itu.

Yaman

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Arab Saudi menegaskan serangan udara untuk mendukung pemerintah Yaman yang sah.
Abdel Malek al-Houthi

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Abdel Malek al-Houthi menegaskan rakyat Yaman berhak untuk melawan penyerang dengan segala cara.

Ratusan orang dilaporkan tewas akibat serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi serta bentrokan antara pemberontak Houthi melawan pendukung <link type="page"><caption> Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi, yang sudah melarikan diri ke luar negeri.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150327_yaman_presiden_saudi" platform="highweb"/></link>

Arab Saudi menuduh <link type="page"><caption> Iran -yang dipimpin umat Syiah- membantu kelompok Houthi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150409_yaman_as_ingatkan_iran" platform="highweb"/></link> dan menegaskan serangan udara atas Yaman untuk mendukung pemerintahan yang sah.

Sejumlah pemerintah sudah mengambil langkah untuk membantu <link type="page"><caption> pemulangan warganya dari Yaman, termasuk ratusan warga Indonesia. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2015/04/150405_wni_yaman_tiba_jakarta" platform="highweb"/></link>

Pekan lalu, <link type="page"><caption> utusan khusus PBB untuk Yaman, Jamal Benomar, mengundurkan diri</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150416_yaman_pbb" platform="highweb"/></link> kareana kecaman dianggap gagal menjadi penengah usaha mengakhiri konflik di negara itu.