Google 'salah gunakan' posisi dominan mereka di Eropa

Margrethe Vestager

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Margrethe Vestager mengatakan praktik Google 'mematikan' perusahaan-perusahaan lain di pasar perbandingan harga.

Uni Eropa secara resmi mendakwa Google menyalahgunakan posisi dominan mereka di pasar, setelah melancarkan investigasi selama lima tahun.

Komisioner persaingan usaha Uni Eropa, Margrethe Vestager, mengatakan dirinya khawatir karena Google secara tidak adil mengunggulkan layanan perbandingan harga milik mereka sendiri.

"Google sengaja menempatkan layanan perbandingan harga milik mereka secara mencolok ... akibatnya konsumen bisa jadi tidak melihat hasil pencarian yang relevan. Akibat lain adalah kompetitor Google tidak mendapatkan tempat promosi yang semestinya," kata Vestager.

Dalam keterangan pers di Brussel, hari Rabu (15/04), Vestager menegaskan, "Google telah menyalahkan gunakan posisi dominan mereka, merugikan konsumen, dan membuat perusahaan-perusahaan lain sulit bersaing dengan mereka."

Keberatan dari Microsoft

Vestager mengatakan praktik ini melanggar peraturan persaingan usaha yang sehat Uni Eropa.

Keberatan atas praktik yang dilakukan Google diajukan oleh Microsoft, Tripadvisor, Streetmap, dan beberapa perusahaan lain sejak 2010.

Organisasi kerja sama regional ini juga melancarkan investigasi terhadap sistem operasi milik Google, Android.

Google, yang sejauh ini belum memberikan reaksi, diberi waktu sepuluh pekan untuk memberikan tanggapan.

Sekitar 90% pencarian internet di Eropa memakai Google.

Jika dinyatakan bersalah Google bisa dijatuhi sanksi miliaran dolar.