Mesin Google belajar main video games

games

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Mesin ini mampu belajar sendiri bermain video games setara atau lebih baik daripada pemain profesional.

Para ahli Google mengembangkan satu mesin yang mengajarkan dirinya sendiri bermain video games.

Program komputer yang terinpirasi cara kerja otak manusia ini telah belajar untuk memainkan 49 macam permainan video games klasik Atari.

Lebih dari separuh yang dimainkannya, ia setara atau lebih baik daripada pemain video games profesional.

Peneliti Google DeepMind menyatakan bahwa inilah untuk pertamakalinya sebuah mesin belajar untuk menguasai rangkaian tugas yang rumit.

Penelitian ini diterbitkan di jurnal <link type="page"><caption> Nature</caption><url href="http://www.nature.com/nature/journal/v518/n7540/full/nature14236.html" platform="highweb"/></link>.

Dr. Demis Hassabis, wakil presiden DeepMind Engineering menyatakan, "Hingga kini, sistem yang mampu belajar sendiri hanya digunakan untuk memecahkan soal-soal sederhana."

"Untuk pertama kalinya, kami menggunakannya pada lingkungan persepsi yang rumit untuk menyelesaikan tugas yang amat menantang bagi manusia."

Mesin kalahkan Kasparov

Perusahaan teknologi berinvestasi besar mempelajari mesin ini.

Pada tahun 2014, Google membeli DeepMind Technologis dengan harga dilaporkan sebesar £400 juta.

Ini bukan untuk pertama kalinya sebuah mesin menguasai permainan yang rumit.

IBM pernah mengembangkan komputer yang mampu bermain catur, Deep Blue, yang mengalahkan juara dunia Garry Kasparov pada pertandingan yang digelar pada tahun 1997.

Namun, kecerdasan buatan mesin itu telah diprogram sebelumnya dengan semacam petunjuk yang memberinya keahlian yang dibutuhkan untuk bermain catur.

Perbedaannya dengan program komputer DeepMind, yang digambarkan oleh perusahaan pengembangnya sebagai 'agen', ia hanya diberi informasi dasar sebelum diberi video games untuk dimainkan.

Tiru cara kerja otak

Dr. Hassabis menjelaskan, "Informasi yang kami berikan kepada sistem itu hanya berupa piksel mentah di layar dan ide bahwa ia haru mencapai angka yang tinggi. Selanjutnya, mesin itu harus mencari jalannya sendiri."

Tim peneliti menyajikan 49 permainan video games berbeda, mulai dari yang klasik seperti Space Invaders dan Pong, permainan tinju dan tenis, hingga lomba balap 3D Enduro.

Hasilnya, mesin itu setara atau lebih baik ketimbang manusia pada 29 macam games.

Para ahli sedang mengembangkan program komputer yang bekerja serupa dengan cara kerja otak manusia, yang mampu secara intuitif menyarikan data yang berguna dan pola-pola informasi, sesudah dipapar sejumlah besar data seperti gambar dan suara.

Termasuk di antaranya mesin yagn mampu memindai jutaan gambar dan memahami apa yang sedang mereka lihat: mereka bisa menyatakan gambar kucing sebagai kucing, misalnya.

Kemampuan ini menjadi kunci bagi mobil yang dapat mengendarai dirinya sendiri, yang membutuhkan kewaspadaan lingkungan sekitarnya.