#TrenSosial: Iran hentikan umrah, pelecehan remaja atau konflik Yaman?

protes warga Iran atas operasi Saudi di Yaman

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Protes warga Iran atas operasi Saudi di Yaman mengejar pemberontak Houthi.

Pengguna media sosial Iran mempertanyakan apakah langkah Teheran menghentikan sementara umrah karena pelecehan dua jemaah remaja atau karena konflik di Yaman.

<link type="page"><caption> Teheran menghentikan sementara umrah</caption><url href="protes warga Iran atas operasi Saudi di Yaman" platform="highweb"/></link> warganya ke Arab Saudi menyusul berita tentang dugaan pelecehan remaja putri di bandara Jeddah.

Sejumlah pengguna sosial di Iran menyambut langkah penghentian umrah ini termasuk Shahrokh ‏@shanazemi yang menulis, "Ayo boikot perjalanan ke Arab Saudi dan menyumbangkan uang untuk kaum miskin. Mengapa kita terima penghinaan ini?"

Sementara pengguna Facebook Golnaz menulis, "Saya sangat senang atas keputusan ini. Bila Arab Saudi tidak menindak mereka yang bertanggung jawab karena melecehkan jemaah Iran, Iran harus mengadukan ke mahkamah kejahatan internasional."

Beberapa ratus warga Iran melakukan protes di luar kedutaan Saudi di Teheran Sabtu (11/04) lalu menuntut aksi yang lebih keras terhadap dugaan pelecehan itu.

Alibi konflik di Yaman?

Tagar 'Iran menghentikan penerbangan umrah' ditweet lebih dari 1.400 kali dalam satu jam Senin (13/04).

protes warga Iran atas operasi Saudi di Yaman

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Sebagian pengguna sosial menyambut langkah Teheran menghentikan umrah sementara.

Namun sebagian pengguna lain menyebutkan langkah Teheran ini bukan karena dugaan pelecehan namun karena konflik Saudi di Yaman.

Samuel dengan akun @samuel2link menulis, "Menghentikan umrah menunjukkan ketegangan dan konflik antara Iran dan Arab Saudi meningkat. Menghentikan umrah hanya alibi oleh Iran, sehingga mereka dapat mencegah warga Iran ke Saudi dan menghadapi masalah."

Melalui Facebook, Elyas juga mengatakan hal senada, "Menghentikan umrah bukan karena pelecehan dua jemaah remaja Iran di bandara Jeddah, namun alibi bagi Iran karena ketegangan hubungan dengan Saudi terkait operasi Saudi dengan pemberontak Houthi. Saya dapat mencium perang."