#TrenSosial: Kecaman atas foto anak di tempat sampah Jeddah

foto anak di tempat sampah

Sumber gambar, snapchat

Keterangan gambar, Anak perempuan di tempat sampah yang memakai seragam tim bola al-Ittihad.

Seorang redaktur surat kabar berbahasa Inggris di Arab Saudi mengecam kasus anak imigran di Jeddah yang fotonya di tempat sampah menyebar luas di media sosial.

Foto anak perempuan yang tengah memungut sampah itu diterbitkan seorang pria Saudi dan menimbulkan kontroversi pekan lalu.

Anak berusia 10 tahun itu mengenakan tim sepak bola al-Ittihad dan digunakan sebagai lelucon sambil selfie dengan tulisan di Snapchat, "Lihat di mana al-Itthiad, di tempat sampah."

Foto itu sendiri dihapus dari Snapchat namun menyebar di media sosial dan kecaman dan kemarahan warga yang antara lain menyebut 'rasis'.

Dalam opini Minggu (12/04), redaktur Saudi Gazette, Mahmoud Ahmad, menulis, "Walaupun pria itu telah meminta maaf - sesuatu yang perlu dihargai- kita harus tanya apakah ia akan meminta maaf bila tidak ada kontroversi besar di media sosial."

selfie

Sumber gambar, snapchat

Keterangan gambar, Selfie di depan tempat sampah yang menimbulkan kemarahan warga.

"Tindakan itu sendiri salah; kita tidak boleh mengeksploitasi orang miskin dan mengambil foto serta membuat gurauan dari situ. Saya rasa, pria ini tidak mempertimbangkan faktor kemanusiaan sebelum ia terperangkap dalam isu ini."

Tangan kanan memberi, tangan kiri tak mengetahui

"Yang membuat lebih sedih dibandingkan tindakan itu sendiri adalah, orang miskin tidak bisa membela diri terhadap selfie karena mereka tidak punya pilihan," tambah Ahmad.

memberi hadiah

Sumber gambar, snapchat

Keterangan gambar, Pria itu telah meminta maaf dan datang lagi untuk memberikan hadiah.

Pria itu telah menemui lagi anak tersebut dan memberikan hadiah, dan banyak warga lain yang juga berlomba memberikan sumbangan.

Identitas anak itu sendiri belum diketahui dan banyak yang mencarinya dengan tagar dalam bahasa Arab 'pencarian anak Jeddah' yang pekan lalu mencapai lebih dari 200.000 tweet.

Salah seorang pendukung al-Ittihad berjanji menyumbangkan US$16.000 kepada anak dan yang lainnya termasuk pembalap Saudi Yazed al-Rajhi juga berjanji menyumbang, dengan total mencapai lebih dari US$100.000.

Redaktur Saudi Gazette Ahmad dalam opininya juga menulis, "Ya, mereka miskin namun mereka memiliki harga diri dan perasaan. Untuk mengeksploitasi mereka dengan cara ini dan mengambil foto mereka menerima sumbangan adalah cara yang salah."

Ahmad juga mengutip sabda Nabi Muhammad, "Tujuh golongan manusia yang mendapatkan perlindungan Allah SWT di hari kiamat ketika tiada perlindungan pada hari itu, salah satunya adalah orang yang bersedekah dengan tangan kanan dan tangan kirinya tidak mengetahui."