Obama tuduh Cina gunakan ukuran dan kekuatannya di Laut Cina Selatan

csis1

Sumber gambar, ReutersCSIS

Keterangan gambar, Pengeruk meletakkan pasir di bagian utara terumbu karang Mischief, yang terletak 216 km di barat Pulau Palawan miliki FIlipina, dalam foto satelit yang dikeluarkan CSIS.

Amerika Serikat merasa khawatir bahwa Cina menggunakan "ukuran besarnya dan kekuatannya" untuk membendung negara-negara yang lebih kecil dalam pertikaian mengenai Laut Cina Selatan, kata Presiden Barack Obama.

Komentar presiden Amerika Serikat itu muncul di tengah-tengah makin meningkatnya perhatian tentang pembangunan pulau buatan di wilayah yang dipersengketakan di lautan itu.

Pada hari Kamis, badan pemikir AS mengeluarkan foto-foto yang menunjukkan pekerjaan reklamasi di terumbu karang yang diklaim oleh Filipina.

csis2

Sumber gambar, ReutersCSIS

Keterangan gambar, Muatan diturunkan di pesisr terumbu karang Mischief.

Cina mengatakan pekerjaan ini diperlukan untuk menjaga kedaulatannya.

Cina mengklaim hampir keseluruhan Laut Cina Selatan, yang menyebabkan perebutan klaim dengan beberapa negara Asia lainnya termasuk Vietnam dan Filipina.

Mereka menyatakan <link type="page"><caption> Cina secara tidak sah melakukan reklamasi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150401_cina_lautcinaselatan" platform="highweb"/></link> di daerah yang diperebutkan untuk membuat pulau-pulau buatan yang berpotensi digunakan untuk militer.

Gambar-gambar pekerjaan reklamasi di beberapa daerah di kepulauan Spratly yang diklaim sejumlah negara kini muncul.

Disikut

Gambar yang terakhir muncul berasal dari Pusat untuk Studi Strategis dan Internasional (CSIS), yang menunjukkan pekerjaan reklamasi di kepulauan karang Mischief.

csis3

Sumber gambar, ReutersCSIS

Keterangan gambar, Foto satelit yang diambil oleh CSIS memperlihatkan terumbu karang Mischief sedang dibangun.

Badan pemikir itu menerbitkan foto satelit sebelum dan sesudah dibangunnya pulau-pulau buatan manusia itu lengkap dengan landasan dan pelabuhan, serta kapal-kapal Cina mengeruk pasir ke pulau karang itu.

Ketika ditanya mengenai masalah ini saat mengunjungi Jamaika, Obama mengatakan pandangan dari negara-negara lain yang lebih kecil yang juga mengklaim pulau-pulau itu harus dipertimbangkan.

"Kami merasa khawatir dengan Cina ketika negara itu tidak mematuhi norma-norma dan peraturan internasional, serta menggunakan ukuran besarnya dan kekuatannya untuk mendesak negara-negara lain ke posisi bawahan," kata Obama.

csis4

Sumber gambar, ReutersCSIS

Keterangan gambar, Pengeruk milik Cina beroperasi di bagian selatan terumbu karang Mischief yang juga diklaim oleh Filipina.

"Kami pikir hal ini bisa diselesaikan secara diplomatis, namun hanya karena Filipina atau Vietnam tidak sebesar Cina tidak berarti mereka bisa disikut begitu saja."

Dalam penjelasan kepada pers, juru bicara Cina mengatakan Cina memiliki "hak yang tidak terbantahkan" atas kepulauan Spratly, dan mereka hanya "melindungi kedaulatan nasional negara serta hak-hak maritimnya".

Pembangunan yang dilakukan adalah untuk para pasukan yang melindungi wilayah itu dan juga aktivitas warga sipil seperti operasi pencarian dan penyelamatan, riset ilmiah dan penangkapan ikan komersial, katanya.

"Struktur ini... tidak mempengaruhi, juga tidak menargetkan, negara mana pun," katanya, sambil menambahkan bahwa Cina akan "terus memperkuat" aktivitasnya di wilayah tersebut.