PM Prancis: tak ada yang selamat di Germanwings

Sumber gambar, Reuters
Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls, mengatakan sebuah helikopter sudah berhasil mendarat di tempat jatuhnya pesawat Germanwings dan tidak ada korban yang selamat.
Ditambahkan bahwa cuaca di tempat kecelakaan itu memburuk.
Kementrian Dalam negeri Prancis mengatakan lokasi puing-puing pesawat Airbus A320 milik Germanwings yang jatuh sudah diketahui pada ketinggian 2.000 meter.
Juru bicara kementrian, Pierre-Henry Brandet, mengatakan kepada TV BFM bahwa upaya pencarian dan penyelamatan 'yang amat panjang dan amat sulit' akan berlangsung karena lokasi yang terpencil.
Pesawat milik maskapai penerbangan murah Germanwings dengan <link type="page"><caption> nomor penerbangan 4U 9525 tersebut jatuh di kawasan pegunungan Alpen,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150324_airbus_prancis" platform="highweb"/></link> Selasa (24/03), dan dilaporkan membawa 144 penumpang serta enam awak.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, Other

Sumber gambar, Other
Kecelakaan terjadi ketika pesawat sedang dalam perjalanan dari Barcelona di Spanyol menuju Dusseldorf, Jerman.
Pihak berwenang di kedua bandara sudah memberikan bantuan kepada keluarga penumpang.

Sumber gambar, Reuters

Sumber gambar, Getty
Di Barcelona, polisi mengawal sejumlah keluarga korban memasuki terminal untuk menuju ke tempat yang tidak bisa dijangkau media. Tidak ada yang memberikan keterangan kepada para wartawan yang menunggu di sana.
Sementara di Dusseldorf, para keluarga yang menanti kedatangan pesawat dibawa dari terminal kedatangan ke sebuah gedung di dekatnya.
Petugas bandara menutup kawasan gedung itu untuk membuat para keluarga bisa berada dalam privasi tanpa ganguan media.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, BBC World Service
Juru bicara Lufthansa, induk perusahaan Germanwings, Carsten Spohr mengatakan kecelakaan ini merupakan jam hitam bagi mereka.
"Kami amat terkejut dan sedih. Pesawat dari anak perusahaan kami jatuh di atas Pegunungan Alpen Prancis sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Pernyataan duka dan doa kami untuk para keluarga penumpang dan awak kami pada jam hitam bagi perusahaan kami."
Sebelumnya Presiden Prancis, Francois Hollande, mengatakan, "Kondisi dari kecelakaan, yang belum diklarifikasi, mengarahkan kita untuk berpikir bahwa tidak ada yang selamat."
Pada pukul 10:47 waktu setempat, pesawat melakukan panggilan darurat, seperti dikatakan seorang sumber kepada kantor berita AFP.











