Sembilan ditangkap terkait penembakan museum Tunisia

tunisia

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Presiden Tunisia memutuskan kota-kota besar akan diamankan militer.

Sembilan orang ditangkap terkait serangan bersenjata hari Rabu (18/03) di Tunis yang menewaskan 23 orang, termasuk 20 wisatawan asing, kata kantor kepresidenan Tunisia.

Empat orang diduga terkait langsung dengan serangan itu, lima orang memiliki 'hubungan dengan sel'.

Militer juga diturunkan di sejumlah kota besar, tambah kantor tersebut.

Salah satu pria bersenjata yang terlibat dalam serangan museum Bardo, Yassine Laabidi, dilaporkan telah dikenal aparat.

<link type="page"><caption> Laabidi dan rekannya, Hatem Khachnaoui, tewas ketika pasukan keamanan menggerebek museum. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150319_tunisia_museum" platform="highweb"/></link>

Wisatawan dari Jepang, Kolombia, Inggris dan sejumlah negara Eropa lainnya terbunuh dalam serangan sementara lebih 40 orang terluka.

Keempat orang yang ditangkap hari Kamis tidak disebutkan jati dirinya dan tidak jelas dugaan keterlibatan mereka.

Lewat sebuah pernyataan kepresidenan disebutkan Tunisia menghadapi 'keadaan yang luar biasa', kemudian ditambahkan 'operasi teroris sekarang berpindah dari pegunungan ke perkotaan'.

"Setelah bertemu angkatan bersenjata, presiden memutuskan kota-kota besar akan diamankan militer," tambah pernyataan tersebut.