Polisi anti teror Australia siaga razia calon jihadis di bandara

Di bulan Maret polisi mencegat dua lelaki kakak beradik yang hendak berangkat ke Timur Tengah di bandara Sydney

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Di bulan Maret polisi mencegat dua lelaki kakak beradik yang hendak berangkat ke Timur Tengah di bandara Sydney

Polisi Australia mencegat ratusan orang di bandara setiap hari untuk mencegah calon jihadis meninggalkan negara itu.

Satu unit anti teror yang baru dibentuk melakukan hampir 76.000 pencegatan, atau lebih dari 400 per hari, di delapan bandara antara Agustus dan Februari.

Razia tidak dilakukan secara acak. Polisi anti teror menyasar calon penumpang yang mencurigakan.

Sekitar 90 orang warga negara Australia diyakini bertempur dengan kelompok militan di Timur Tengah.

Unit Anti Teror Perbatasan (CTU) adalah sebuah unit baru yang dirancang untuk mencegah ekstremis yang ingin meninggalkan negara tersebut dan bergabung dengan kelompok teror seperti Negara Islam atau ISIS.

Juru bicara Menteri Imigrasi Peter Dutton mengatakan tim CTU "sukses mencegah sekelompok orang yang menjadi ancaman keamanan nasional" sejak Agustus.