Sudan desak penjelasan pencurian ratusan anak

Sumber gambar, AFP
Militer Sudan Selatan menuntut penjelasan pemimpin milisi yang dituduh menculik ratusan anak laki-laki dari sekolah.
Juru bicara militer Kolonel Philip Aguer mengatakan kepada BBC bahwa pemimpin milisi Shilluk, Johnson Oloni, dipanggil terkait sejumlah laporan penculikan.
Ratusan anak laki-laki ditangkap milisi bulan ini untuk dijadikan tentara anak-anak, lapor PBB.
Sudan Selatan menyatakan mereka tidak secara langsung mengontrol milisi Shilluk.
Oloni dijadikan mayor jenderal militer Sudan Selatan sebagai bagian dari amnesti tahun 2013.
Meskipun demikian pasukannya tidak pernah benar-benar bergabung ke dalam militer.
Selama lebih setahun, militer Sudan Selatan dan milisi sekutunya konflik dengan kelompok pemberontak pendukung mantan Wakil Presiden Riek Machar.
Semua pihak yang terlibat dalam perang saudara dituduh menggunakan tentara anak-anak.
PBB memperkirakan <link type="page"><caption> 12.000 anak-anak digunakan sebagai tentara di Sudan Selatan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/02/150222_sudan_penculikan" platform="highweb"/></link>tahun lalu.
Sekitar 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal karena perang di negara itu dan 2,5 juta orang mengalami kekurangan pangan.











