PBB: Pendudukan Sudan Selatan di Heglig ilegal

Sumber gambar, AFP
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengkritik Sudan Selatan dan mengatakan pendudukan negeri itu atas ladang minyak Heglig di Sudan adalah tindakan ilegal.
"Pendudukan Heglig adalah pelanggaran kedaulatan Sudan dan jelas merupakan sebuah tindakan ilegal," kata Ban.
Ban juga mendesak Sudan Selatan untuk menarik mundur tentaranya agar konflik perbatasan tidak memicu sebuah perang baru.
Namun, pemerintah Sudan Selatan tetap bersikukuh Heglig adalah wilayahnya dan tidak akan menggunakan tempat itu sebagai basis untuk menyerang Sudan.
Sudan Selatan juga menegaskan negeri itu tidak berniat dan tidak berminat untuk berperang dengan tetangganya di utara itu.
Sudan Selatan menyatakan bersedia mundur hanya jika PBB mengirim tim pemantau ke wilayah sengketa.
Imbau Sudan
Selain mengkritik Sudan Selatan, Ban Ki-moon juga menyampaikan pesannya kepada pemerintah Sudan.
"Saya juga mendesak pemerintah Sudan untuk menghentikan pengeboman wilayah Sudan Selatan serta menarik mundur pasukannya dari perbatasan," tambah Ban.
Sementara itu, Presiden Sudan Omar al-Bashir terus melancarkan perang urat syaraf dengan berulang kali mengancam akan memberi Sudan Selatan sebuah pelajaran final.
Wartawan BBC di Juba James Copnall mengatakan nampaknya langkah Sudan selanjutnya adalah mencoba untuk kembali merebut Heglig dengan kekuatan senjata.
Namun para diplomat berharap konflik bersenjata tidak berlanjut. Liga Arab menjadwalkan pertemuan darurat di Kairo pekan depan untuk membahas krisis kedua Sudan ini.









